Tag Archives: cewek indonesia

BAHAYA : AWASI ANAK KETIKA MENONTON TV & INTERNET

Artikel 1 : Efek Negatif Foto gambar Porno

http://www.bkkbn.go.id/article_detail.php?aid=843
TV DAN INTERNET BERI ANDIL MELEDAKNYA ANGKA SEKS PRANIKAH

***

Pengaruh tayangan televisi yang menonjolkan pornografi dan pornoaksi, maraknya penjualan keping disk khusus dewasa serta kebebasan membuka situs pornografi di internet diduga semakin `meledakkan` angka seks pra nikah yang dilakukan para remaja di Jawa Barat.

Demikianlah benang merah Diskusi Panel “Pengembangan Kesadaran Pemuda Terhadap Faktor Destruktif melalui Gerakan Anti Pornografi dan Pornoaksi” yang digelar di Islamic Centre Cirebon, belum lama ini.

Tampil sebagai pembicara Ketua Divisi Pemuda Aliansi Selamatkan Anak Indonesia (ASA) Arif Srisardjono S Sos, sosiolog dari STAIN Cirebon Prof Dr Abdullah Ali MA, dan Shakina Mirfa Nasution SE MApp.Fin juga dari ASA. .

Menurut Arif Srisardjono, angka seks pra nikah yang menghinggapi remaja di Jawa Barat diperkirakan lebih dari 40 persen, karena hasil survei tahun 2002 menunjukkan 40 persen remaja berusia 15-24 tahun telah mempraktekan seks pranikah.

Demikian juga survei Yayasan Kita dan Buah Hati tahun 2005 di Jabodetabek didapatkan hasil lebih dari 80 persen anak-anak usia 9-12 tahun telah mengakses materi pornografi dari sejumlah media termasuk internet.

“Jika saja ada kembali survei tahun 2007 ini maka angka seks pra nikah mungkin lebih besar lagi,” katanya.

Ia mendesak agar UU Pornografi yang memberikan perlindungan kepada anak dan remaja segera diundangkan dan UU tersebut harus mengakomodir klausul khusus tentang perlindungan anak dari pemanfaatan dalam produksi pornografi.

Artikel 2 : Efek Foto gambar Porno

Sadari bahaya pornografi:
Sementara Prof Dr Abdullah Ali MA mengatakan, semua pihak seharusnya menyadari terhadap bahaya pornografi dan pornoaksi dalam kehidupan sosial dan perkembangan jiwa anak-anak sehingga perlu perangkat proteksi baik berupa udang-undang ataupun teknologi maju untuk membendung hal itu.

“Di China sangat keras proteksi untuk itu dimana semua warung internet diwajibkan memblok situs-situs pornografi, tetapi di sini tidak ada pengawasan itu,” katanya.

Ia mengungkapkan, masyarakat harusnya menyadari bahwa serangan pronografi dan pornoaksi itu telah muncul di berbagai tempat sehingga selain mengawasi segala aktifitas anak-anaknya, juga harus semakin mempertebal keimanan mereka.

Melebihi kokain:
Menurut Shakina, kerusakan otak yang diakibatkan pornografi yang dilihat, didengar dan dirasakan akan melebihi kokain karena pornografi akan mengaktifan jaringan seks yang diciptakan Tuhan untuk orang yang sudah menikah.

“Tuhan menciptakan enam jenis hormon yang aktif pada hubungan pasangan yang sudah menikah. Kini hormon tersebut diaktifkan pada anak dan tanpa pasangan,” katanya.

Ia menjelaskan, dampak psiko-sosialnya remaja akibat pornograsi mulai dari adiksi (ketagihan) sampai ekskalasi perilaku seksual menyimpang seperti lesbian, incest, pedophilia, dan desensifitasi atau penurunan sensivitas seks

90 Persen Tindak Pidana Pemerkosaan akibat Pornografi


untuksemua.com

Sekitar 90 persen tindak pidana pemerkosaan yang terjadi pada masyarakat Indonesia dilatarbelakangi tontonan pornografi serta pornoaksi (PP) dari berbagai media massa serta dari informasi massa lainnya.

“Berdasar data dari Associated Press (AP), negara kita merupakan negara kedua setelah Rusia yang paling banyak menebarkan PP itu,” ujar Ketua Komite Indonesia untuk Pemberantasan Pornografi, dan Pornoaksi (KIP3) Pusat, Juniawati T Masjchun, di Bandung, Jumat.

Dikatakannya, PP merupakan tindak pidana. Di berbagai negara di luar negeri peraturan tentang PP telah dibuat dengan jelas, dan diterapkan dengan ketat, namun ironisnya di Indonesia hal tersebut belum diterapkan secara maksimal, dan sangat jauh dari yang diharapkan.

Menurut Juniawati, apabila PP dibiarkan terus merasuk ke dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, dikhawatirkan mempengaruhi kejiwaan manusia seumur hidup bahkan bisa lebih jauh gerbahaya daripada efek penggunaan narkotika.

Indikasi itu jelas terlihat ketika sebagian remaja di Indonesia yang getol mengakses atau menyaksikan PP, kata dia, menjadi ketagihan, dan prilaku PP itu cenderung diingat seumur hidupnya.

Penanggulangan PP tersebut, ucapnya, bisa dilakukan dengan program pendidikan melek media (media literacy) untuk semua kalangan masyarakat.

Dikatakannya, perkembangan media massa yang dapat berkolerasi dengan PP merupakan sebuah industri yang sangat kuat daripada berbagai industri lain.

Juniawati menyebutkan, rintangan yang dihadapi dalam memerangi peredaran PP di Indonesia di antarnya adalah sulitnya perwujudan regulasi, sehingga gerakan penekanan serta nalar kritis masyarakat harus terus didorong sehingga menjadi gerakan penyeimbang bagi penangulangan PP.

“Jangan sampai alasan-alasan sepihak mendominasi wacana penanggulangan PP, karena pada setiap tindakan harus didasari hati nurani, nilai kesopanan serta etika sosial harus dikedepankan daripada wacana-wacana yang mengasumsikan perpecahan bangsa apabila UU PP itu diwujudkan,” ujarnya.